Pangi: Pantai yang bersahabat untuk ajak camping anak…

Long weekend didepan mata, tiba tiba kepikiran mau kemana ke tempat yang belum pernah kami datangi dan lokasi ga terlalu jauh….yup dipilihlah idea family camp, tapi kita pilih camping ceria bukan camping petualang…karena dadakan dan bawa anak serta peralatan belum punya peralatan camping yang lengkap. jatuhlah destinasinya di pantai…yaa beach camp ⛺️🏖…

Menurut saya camping di pantai relatif lebih mudah dibandingkan di gunung, karena kami membawa anak umur 5 tahun..Cuaca di pantai lebih bersahabat dan lokasi pantai relatif lebih reachable buat kiddos..Sengaja kita cari lokasi pantai yang ga terlalu jauh dari rumah, dengan pertimbangan biar ga cape di jalan… pilihan terdekat yang ada adalah pantai di tulungagung atau di blitar. Sebelumnya kami pernah ke pantai tulungagung, maka dari itu pilihan kali ini kami pilih kota blitar…dengan pertimbangan its new destination, dan pertama kalinya berkunjung ke pantainya blitar..pasti seru pikir kami… Selanjutnya kita googling pantai blitar, dan terpilihlah pangi beach, dengan pertimbangan lokasi, akses, keamanan dan keindahan pantainya…

Pangi menjadi pilihan pantai yang recommended buat camping ceria, ya kami menamakan “ceria” karena bukan survival atau petualang extreme… someday bertahap bisa camping yang menantang…Berangkat ke pangi saya sarankan jangan sabtu atau minggu, karena ramai, walaupun tidak seterkenal tetangganya pantai tambakrejo, pangi juga sudah jadi pantai destinasi wisata blitar, jadi pantai ini sudah dikelola dengan tujuan wisata. Seperti loongweekend kali ini, berangkatlah jumat pagi, shalat jumatnya bisa dijalan agar bisa sempat menikmati sorenya pangi yang masih sepi. Isi bensin 150rb cukup pp moker-blitar.

Menuju ke pangi yang paling gampang lewat arah jalan akses ke pantai tambakrejo nanti pas ketemu pertigaan ada pohon beringin ada sign ke pangi atau gua embultuk/trisula ambil ke kanan. Kontur jalan berbukit jadi naik turun, namun aspal kombinasi cor beton dibeberapa tempat. Ketika sudah mendekati pantai lk 1 km, jalannya agak berbatu (aspal yang rusak, jd batuan kerikilnya kemana mana), namun tetap aman menurut saya (belum tergolong extreme). Lebar jalan bisa dilalui sisipan mobil tapi ngepress kadang harus berhenti dan memberi jalan mobil lawan. Bahkan dibeberapa titik hanya bisa dilewati 1 mobil jadi harus gantian. So far masih tergolong reachable, saya lihat ada rombongan pake elf bisa nyampe sana kok..

Belum ada kendaraan umum menuju kesini, disarankan pakai kendaraan pribadi bisa roda 2 maupun roda 4. Roda 2 bisa parkir sampai pantainya, namun roda 4 parkir di atas, biaya parkir menginap semalam 5rb. Perjalanan ke pantai dilanjutkan dengan jalan kaki lk 300m atau sktr 3 menit. Perjalanan kakinya berbatu dan menyeberang sungai kecil yang jernih, indah dan damai sekali baru akan ke pantai sudah disambut suasana seperti ini..mendengar gemericik aliran sungai yang jernih.

Sampai dilokasi akan disambut deretan warung yang banyak buka pas weekend atau liburan, menjajakan aneka minuman dan makanan, amazenya saya warung ini buka 24 jam..so ga usah bawa amunisi makanan terlalu banyak, di warung semua ada. Namun namanya kunjungan yang pertama jadi kami bawa bekal air mineral 6 lt, mie instan dan camilan (kisaran 50rb).

Warung disana juga menyediakan ikan bakar fresh dari nelayan langsung , include nasi hangat, sambal dan lalapnya. Tenang harganya bersahabat kok..ikan kakap merah 60rb/kg udah bakar, nasinya 5rb/piring dan lalapan 10rb. Porsi ikan sekilo, isi 3 ikan kakap bisa untuk makan bertiga…lebih murah dibanding saya beli ikan di pasar tpi 🐟✌🏻. Ikannya fresh langsung dari nelayan lagi ga pake freezer. Jenis ikan yang paling banyak tongkol/salem, yang hampir selalu ada. Kami pas beruntung, nelayan bawa kakap dan kerapu 🐟🐠,, ehmm yummy, ikan segar adalah surga pencinta ikan. Apalagi mereka bakarnya tanpa bumbu macam macam, makin klop sama selera kami. Ikan 2 kg (sekilo dimakan sekilo buat pulang), nasi hangat dan lalapan semua 150rb… Selain warung, fasilitas kamar mandi dan mushola lengkap dengan kondisi bagus.

Suasana pantai pangi jumat sore hanya jadi milik kami yang camping karena sepiii. Ada sekitar 9 tenda waktu kami camping.. ada rombongan pramuka kala itu. Sampai malam, indahnya sinar bulan yang hampir penuh, gemerlap bintang dan hangatnya api unggun melengkapi malam kami di pangi. Sayangnya pantai pangi ini ga suncathing, jadi sunset dan sunrise akan tenggelam di balik bukit dan sedikit tertutup. Ini juga dikarenakan bentuk bibir pangi yang menyerupai teluk namun tidak begitu panjang, kanan kiri pantai ditutup oleh hijaunya bukit. Namun suasana hangat dan sahdunya sunset dan sunrise tetap mempesona.

Sepanjang bibir pantai banyak pohon cemara yang jadi spot mendirikan tenda. Lokasinya teduh dan tidak jauh dari bibir pantai, jadi bisa pasang hammock dan tenda dengan tetap bisa menikmati birunya laut dan langit dari dalam tenda..baca buku kesayangan, rebahan dengan semilir angin laut…surgaaaa…

Daya tarik pangi lainnya adalah kehadiran sungai air payau yang bermuara ke laut. Airnya jernih, hening dan memberikan ketersediaan air tawar bagi kami peminat pangi.

Kehadiran sungai ini juga memberikan solusi bagi kami yang camping membawa anak umur 5 tahun. Pantai selatan terkenal dengan ombak yang kurang bersahabat, sehingga hampir semua pantai di blitar ini melarang pengunjungnya mandi dan main air. Nah dengan hadirnya sungai ini anak bisa mandi, main air, dan kalau siang pas ombaknya besar, ombak akan sampai ke sungai, jadi walaupun main di sungai anak tetap bisa merasakan main ombak. Parent happy, kiddos happy…

Yang mau camping harus bekal tenda sendiri ya, karena disekitar pantai ga ada persewaan. Kami sewa tenda di kota blitar, bisa googling atau cari via instagram, banyak kok. Pertimbangan kami sewa di blitar aja ga di mojokerto karena abis pake kami bisa langsung kembalikan dan ini simple menurut kami. Karena hari selanjutnya ada rencana ke tempat lain, jadi irit biaya sewa kan..kami sewa tenda ukuran double bisa untuk isi 3. Selain itu sewa kompor dan nasting, klo ini optional menurut saya karena disana komplit ada di warung warung. Saya bawa buat bikin kopi karena ada anggota camp yang ga mau kopi sachet…takutnya di warung cm sedia sachetan. Namun bawa kompor dan masak masak cantik bikin mie rebus membuat kesenangan anak kami, dia excited karena hal baru buat dia…

Bekal camping itu ternyata irit dibanding travelling kami selama ini, biaya penginapan dengan rate kisaran 300rb sd 400 rb jadi hanya 25rb. Kami list ya berapa budget kami yang semi ala backpacker::

Hari 1

Bensin 150rb (pp)

Bekal air dan camilan 50rb

Parkir 5rb

Makan malam bekal mie yang dibeli

Hari ke 2

Sarapan lodeh, mie goreng 15rb ( beli di warung)

Makan siang ikan bakar sekalian buat dibawa pulang 150rb, klo mau irit banyak menu lainnya…

Minum air mineral, kopi dan teh udah bekal sendiri.

Total 370rb untuk 2 hari (2 org dewasa, 1 kiddos 5th)

Ga terpikir sebelumnya dengan budget segini, dapat kepuasan sama kaya nginep di hotel bintang. Justru lebih puas,,, ini beach camp pertama dan nagih.

Advertisements

Jadi bisa Terbantu dan Membantu dengan Traveloka

Pergi, petualang,jalan jalan adalah hadiah terindah, untuk diri sendiri dan orang tercinta..

Dulu kalau jalan kemana ajaa paling sering dengan alasan kedinasan. Semua tiket perjalanan dan penginapan udah g dipeduliin karena otomatis dipegang tangan (tau beres) karena kantor yang urus…

Hingga suatu hari aku harus meninggalkan pekerjaan itu karena alasan kehadiran baby. Hidup memang pilihan di setiap tahapan yang harus dilewati. Walaupun tidak lagi bekerja di kantor, kebiasaan dan kesukaan jalan jalan tetap jadi schedule rutin di keluarga kecil ini. Karena udah ga diurus kantor, semenjak itu saya harus concern urus sendiri kemana kita pergi, naik apa kita, nginep dimana kita, apa itenary perjalanan kita. Ehmmm ribet juga ternyata ya…? Setiap ibu memiliki jiwa keperfekan yang luar biasa di lubuk hatinya, menyiapkan semua mulai dari yg kecil. Saya mulai mencari dan download aplikasi yang mengelola perjalanan sejak saat itu, hampir ada 8 aplikasi yang saya unduh di hp saya. Namanya juga emak emak jadi harus dipastikan semuanya adalah yang terbaik, baik dari harga dan fasilitas. Namun saya baru sadar bahwa dari semua aplikasi itu, pasti yang jadi pilihan terakhir saat harus booking adalah traveloka,,alasan murah, transparan, dan kemudahan yang jadi pilihan, semuanya jadi easy…

Saya ada pengalaman berharga yang membuat saya tetap memilih traveloka..mungkin cerita ini bisa menjadi informasi berharga bagi pembaca lain…

Setiap tahun saya dan keluarga kecil ini pasti membuat janji dengan sahabat lama saya yang sekarang tinggal di Perancis. Setiap merencanakan ketemu pasti kita ambil lokasi jogja atau bali karena kedua tempat ini mempunyai banyak kenangan cerita pertemanan kami dulu…

Tahun 2015 dan tahun sebelumnya ketika sahabat saya datang, selalu dia akan menghubungi saya untuk meminta bantuan bookingkan tiket dan hotel kemana kita akan pergi. Kenapa? Karena dia pakai kartu bank luar negeri jadi kesulitan membayar, namun berbeda di tahun ini karena sekarang via traveloka, pada menu pembayaran sudah bisa menggunakan kartu yang diterbitkan bank di luar negeri. Traveloka terus memperbaiki layanannya..bagaimana sangat amat terbantunya sahabat kami dengan traveloka…booking pesawat jadi gampang. Mobilisasi sahabat kami lumayan banyak dalam kurun waktu 1 bulan di Indonesia itenarynya panjang. Nginep hotel di Bali pakai traveloka, seminggu di bali sambil menyembuhkan jetlag. Perjalanan dimulai dengan terbang ke kupang (ini rumah nenek), pulang pergi Kupang Denpasar booking pesawat via traveloka dong. Seminggu di Kupang perjalanan dia selanjutnya ketemuan dengan saya dan keluarga ke Bromo, tiket pesawat terbooking mudah pulang pergi Denpasar Surabaya, plus booking hotel di Bromo.

IMG_6046
Inilah kami saat di Bromo

Pulang dari Bromo kami melanjutkan perjalanan ke Jogja…of course via traveloka lagi kami booking pesawat berangkat SBY-JOG dan pulang JOG-DPS. Di Jogja kami menginap 1 minggu, pilihan hotel jadi gampang dengan bantuan aplikasi traveloka…

IMG_6144
Sahabat saya dan suaminya, orang perancis…

Yup demikian sekelumit perjalanan kami. Saya merasa TERBANTU dan MEMBANTU sahabat kami dengan merekomendasikan traveloka kepada dia. Kami puas. Sahabat saya bilang “semuanya jadi mudah, karena saya bisa pakai pembayaran via kartu dia sendiri, ga ngerepotin hi hi…”. Menurut kami berdua ini nih keunggulan traveloka saat booking pesawat, buat kami;

1.Memberi harga yang transparan karena yang dilihat yang dibayar, malah lebih murah dikurangi kode unik.(emak emak jadi serupiahpun jadi pertimbangan 😝).

2.Langsung muncul pilihan harganya yang paling murah saat kita mau milih tanggal, jadi ga perlu bolak balik pilih tanggal untuk cari mana yang paling murah..tinggal klik pilih tanggal langsung keluar tanggal dalam sebulan dengan harga tiketnya…

3.Ada guarantee yang menjamin resiko yang mungkin timbul seperti delay ato cancel jadwal penerbangan

4.Menu pembayaran mudah dan banyak pilihan, apalagi bisa pakai kartu bank di luar negeri..ini ngebantu banget…teman saya yang di perancis langsung download aplikasi traveloka untuk pilihan perjalanannya..

5.Menu price alert itu saya paling sukaaaa..,kemarin pas lebaran kami sekeluarga harus mudik ke luar jawa..dengan menu ini saya selalu dapat notifikasi dan tak akan terlewatkan bahagianya mendapat harga pesawat paling murah..

6.Sistem poin, ini membuat kami selaku customer menjadi loyal..

Perjalanan kami kali ini benar benar puas dengan traveloka..ke Bali, Bromo, Surabaya dan Jogja supported by traveloka…terimakasih traveloka- jadi pilihan yang tidak mengecewakan..apalagi bisa ngebantu sahabat kami dari perancis..

Oneday semoga bisa gantian saya dan keluarga kecil ini yang bisa buat itenary ketemuan di Perancis ya friend….Nabung dulu yak, sementara yuuuuk browsing tiket JKT-France at Traveloka…

See u at France…amiinnnn

Butuh waktu lama belajar antri dibanding belajar matematika sama ibuk nak..

Paling sering kegiatan yang kami harus lalui ketika we r travelling adalah mampir ke toko ke supermarket ke mininarket dan lainnya yg serupa…

Katamu maula suka buk..

Hari ini kami mampir ke minimarket modern, seperti biasa kamu pilih beberapa makanan minuman yang diinginkan..ibuk akan menunggu, mengawasi dan menyortir belanja piihanmu di dekat meja kasir… Menurut saya akan ada banyak pelajaran yang dapat anak ambil dari pengalaman belanja sendiri seperti ini…biasanya saya juga akan membekali dia sejumlah uang yang “terbatas” agar dia bertransaksi sendiri di kasir. Sekarang maula sedang dalam tahap belajar menghitung berbagai pecahan uang..

Ada pengalaman berarti hari ini… karena antrian di kasir lumayan banyak, saya mendampingi mowl kali ini agar dia tidak bingung dan memperlambat kecepatan antrian kasir.

Beberapa saat ada seorang ibu ibu dengan pakaian kedinasan datang dengan satu belanjaan minyak goreng ukuran 2 liter merk titttttt heee, menyelonong di samping saya..saya diam, saya biarkan, stay positive (mungkin panjang antrian harus memaksa mengular disamping saya,,,,). Tinggal 1 customer sebelum tibalah antrian kami, si ibu meletakkan belanjaannya, menyerobot antrian kami…”bu mohon antri nggih” saya akhirnya harus berkomentar…”oo iyah saya namung nyalap (naruh)”sautnya. Saya tersenyum.. Karena sudah ada belanjaan di meja kasir, si mbak kasir otomatis akan mentransaksikan belanjaan minyak si ibu dung…saya diam aja…

“mbak, biar mbaknya ini dulu yang kepengin duluan” kata si ibu…eitttt kenapa jadi seolah saya yang salah ya? pikir saya…”mbak kasir, seharusnya sesuai antrian..” saya membenarkan yang salah..”bukan saya yang kepengin duluan karena antrian saya memang lebih dulu bu,,, kalau saja semua orang mau nyalap barang belanjaannya ke depan meja kasir, gimana mau transaksi bu?” sambil saya lihat muka ibu ini…

Ada maula disamping saya yang memperhatikan kejadian ini tanpa saya sadari lebih lanjut…. hingga malam hari sebelum membacakan buku ceritanya malam ini, mowl tanya?

“Buk, tadi di minimarket (maula menyebut merknya), ada yang ga mau antri ya?” Baiklah, buat seorang anak umur 5 tahun, dia harus mencerna lebih kejadian ini. Ternyata dia menyimpan semua kejadian menjadi bagian memorinya..Saya jelaskan sama dia bahwa pelajaran hari ini bukan hanya antri nak, tapi dengan antri kita akan belajar banyak:

  1. Disiplin, karena kita jadi tau aturan, kalau memang mau duluan berarti kita harus datang lebih awal, kita harus mengatur waktu kita.
  2. Menghargai orang lain, karena semua orang punya hak nak, seperti maula dan ibuk tadi, kita punya hak transaksi lebih dulu dibanding ibu yang nyelonong tadi, yang datang lebih awal pasti punya hak selesai juga lebih awalkan?
  3. Bersabar nak, kalau pas antrian kita panjang, kita jadi sabar menunggu.
  4. Bersosialisasi, atau berbicara dengan orang lain yang sama sama menunggu. Tentu juga sama seperti yang ibuk lakukan tadi, itu salah satunya,, komunikasikan dengan daya juang sesuatu yang benar… biar yang salah bisa jadi berkurang ke depannya, karena kita tidak akan bisa membuat semua jadi benar.

Bukan perkara mudah membuat anak mau mengantri, sedangkan sebagai orang dewasa yang sudah tau aja masih susah…oleh karena itu akan membutuhkan waktu lama untuk bisa terekam di memori anak, kebiasaan baik ini… butuh waktu lebih lama dibandingkan mengajarkan matematika….Jika belajar matematika bisa 3 bulan, untuk antri membutuhkan waktu 12 tahun…….

Jadikan antri itu kebiasaan yah, ini merupakan kebiasaan baik, dan akan menjadi baik lagi jika dilakukan bukan hanya tau…

Karena antri itu harus dilakukan so lakukan dengan benar, benar berdiri di belakang antrian sebelumnya… bukan dengan berbagai alasan memaksa walaupun akhir ujungnya tetap antri kan ya ibu ibu yang nyelonong……

Melihat gunung dari dekat nak…

Melihat gunung dari dekat its mean datang ke gunung, bisa camping, mendaki atau datang tanpa bermalam…
Rencana ini sudah lama kami inginkan, dengan mengajak balita sebut saja mowl…
Karena dengan balita, kami harus memilih gunung apa yang bisa terjangkau untuk kaki dia, kekuatan dia…
Sebelumnya pengeeeeeen sekali ke ranukumbolo,,namun dengan berbagai pertimbangan sepertinya belum terlaksana…hingga akhirnya bromo….

Menurut saya bromo itu lumayan terjangkau bagi kekuatan anak, bukan karena tracknya..(tetep tinggi sama dengan gunung yang lain)…tp karena fasilitas yang dimiliki bromo sudah lengkap dengan kemudahannya…so its safe for kids to learn..
Di bromo sudah banyak pilihan tempat menginap yang sudah cukup dekat dengan berbagai spot utama jadi ini mengurangi terbuangnya tenaga kami untuk menggendong balita..
Selain itu tracking bisa ditempuh dengan jeep sampai dekaaaat dengan banget to d spot,,,masing bisa disambung kuda atau motor selanjutnta..so bromo and kids could be a choice moms..do not worry..

Perjalanan kami dimulai dari surabaya, ditemani sahabat jauh kami dari france call him pakde JM and bude IVONA..
Menggunakan mobil kami memilih lewat probolinggo untuk menuju ke bromo..dengan pertimbangan jalan ini sudah cukup familiar aja buat kami..he
Sengaja berangkat lebih awal biar bs nyampe dan istirahat dulu di penginapan karena ada balita yang kami bawa…
Perjalanan surabaya bromo lebih kurang 4 jam..
Pukul 4 sore kami sudah sampe di penginapan..belum dingin kami masih bisa berkeliling di sekitar penginapan tanpa jacket…

Lokasi penginapan kami cukup dekat dengan lokasi..bahkan ada taman di tepi tebing yang dekat banget dengan view gunung batok..alhamdullilah bisa nyicil liat sunset dari sini….

lautan pasir dan sunset from lava view longe..📷iphone5

Mari kita review hotel:
Lava view longe menjadi pilihan banget karena ada spot lokasi yang bagus..bener bener beli view kalo kesini..
Ada banyak pilihan kamar kok bisa yang kamar private atau mau rombongan…share room
Ratenya kisaran 750 idr ke atas ya..
Sssssttt tapi untuk mendapatkan view ini, juga ada homestay dengan rate lebih murah di sekitarnya..rate nya kisaran 350 idr ke atas yah..
sampai gelapnya malam merenggut terang kita bisa duduk santai di taman dengan menikmati alam yang bergerak indah..karena pergetakan alam ini memberi pilihan keindahan satu ke lainnya..

Setelah sunset habis akan datang taburan gemerlap berjuta bintang yang rasanya dekaaaaat banget dengan kepala kita…
Subhanallah…

Waktunya makan malam..yeyy kami g pernah googling sebelumnya..langsung on d spot aja..
Daaaan we found tempat makan dengan menu hangat…enaaak lg..
Ada warung di sebelah gerbang masuk pendakian yang terakhir yang mobil pribadi udah g boleh masuk lagi…
Warungnya di sebelah kiri sebelum gerbang, berupa bangunan permanen bagus kok..
Ada nasi goreng jawa…enaak banget kaya nasi goreng jawa yang di jogja…secara di atas gunung kami sudah menyiapkan mental dengan rasa makanan yang ada..yang penting kenyang dan hangat masuk tubuh…eeeh ternyata enak…

Waktunya istirahat untuk persiapan besok pagi pake jeep mendaki..
Karena lokasi dekat jadi kami berangkat pukul stgh 5 nunggu shubuh sekalian…
Sampe di gerbang pendakian ternyata banyaaaak banget mobil dan motor yang datang..
So memang ada banyak banget yang datang malam pas nyampe atas shubuh..hal ini lumayan bisa memangkas budget menginap (krn tergolong mahal rate menginap di atas)..atau bisa jg menginap di kota dengan berbagai pilihan hotel dengan rate yang lebih bersahabat..
So its depend on u..traveller..

Fyi sampe dengan desember 2017 jalur pendakian spot sunrise penanjakan 1 ditutup karena perbaikan..so kali ini kita ke penanjakan 2…
Medan di penanjakan 2 jauuuuh lbh berat…
1 km jalan beton mendaki dan diteruskan lebih kurang 200 anak tangga..
But tenang..yang jalan beton bisa dibantu kuda kok..ratenya 150idr bisa dinego..

Kami mendaki jumat pagi bukan pas weekend..ini pilihan yang tepaaat banget karena sepiiiii banget..yang ndaki cm rombongan kita coba..sesekali ada yang nyalip kita itu semuanya bule..

Mowl kita terus semangati..kuat juga sampe lokasi spot sunrise..
Sebenarnya banyak juga lokasi yang sudah bagus untuk menikmati sunrise di lokasi dengan ketinggian dibawahnya..

Soo bromo tetap menawarkan keindahan terbaiknya sesuai dengan kekuatan masing masing penggemarnya..>>beberapa lokasi sebelum di spot sunrise…

.

Di puncak penanjakan 2 ada penjual minuman hangat dan beberapa makanan ringan…
Its perfect moment
Cold mount sun and coffee

:: puncak penanjakan 2

Duduk dan nikmati pergerakan alam hingga langit membiru its d most beautifull landscape…

Shubuh terindah…
Pertama mmmmkali kamu sampe ke gunung mowl..

Dalam pelukan menanti fajar..its d most beautifull moment…💙💙
Kelelahan, kedinginan sirna seketika melihat indahnya kombinasi alam..
Subhanallah..

Tips naik gunung with kids…
1. Baju hangat…pakaikan sebelum merasa dingin, walaupun menolak pakai jaket..tetap dipakaikan.. saran saya pakai bbrp baju yg sebagian lengan pendek karena nanti setelah matahari agak tinggi biar g kegerahan..tinggal lepas jaket. Lapisan pertama lengan pendek, lengan panjang, sweater, jaket..
Baju hangat itu meliputi kaos kaki, kaos tangan, syal dan topi juga..penting dan banget..

2. Turunkan standard aturan pengasuhan anak, ketika travelling…much excuse…seperti biasanya g boleh makan ini itu, like mie instan, micin micinan..yaa kali ini boleh..*cuma ada itu disana..😝
Biasa belajar apa apa sendiri dan terjadwal seperti pipis sendiri, pakai baju sendiri, jam mandi, jam tidur siang..yaaa kali ini biar cepat dan ga ribet ajah..
Biasanya mandi pake ini dan itu yaa boleh ini darurat mandi seadanya..
sesekali aja ga akan merusak pelajaran pembentukan habit kok…

3. Waktu mendaki bawa camilan biskuit dan air secukupnya karena kalau di bromo @ lokasi sunrise banyak yang jualan kok..pisang juga ada…jadi bawa sedikit untuk perjalanan ndaki..

4. Ajak banyak bicara dan cerita apa yang dilihat selama perjalanan, hal ini mengalihkan kelelahan dan kebosanan…

5.Bawa selendang yaah yg motif lucu biar indah juga difoto as a property..selain bisa untuk darurat menggendong pas ngambek apa ketiduran…

6. Yang paling penting let it flow..everything gonna be alright after you do good preparation…enjoy it..and bismillah..

#throwbackbromo #latepost #mowltrip #mowlkebromo #maulakebromo

Ketika ibuk mengajukan proposal cuti…

Proposal pengajuan cutinya saya acc..saya bubuhkan tanda tangan plus opct cutinya saya bayarkan..

Buk,

Ibuk berangkat sabtu dini hari.Karena pesawat ibuk jam 7 pagi.Ga usah diantar ke bandara karena nanti dijemput teman teman-ini pesan yang dikatakan yang saya ingat intinya kala itu.

Ibuk pamit kamis malam sama ayah

Ibuk suka jalan jalan dari dulu, bahkan sebelum mengenal ayah. Karena bepergian, mengukur jalan, mengumpulkan tiket perjalanan adalah kesenangannya.Setiap ibuk punya kesenangan masing masing.

Ini merupakan perjalanannya sendiri pertamanya, sendiri tanpa kami (ayah dan si mola, putri kecil kami) setelah ibuk resign dari pekerjaan yang disukai dan dibanggakannya 5 bulan lalu.

Ternyata baru ijin saja akan pergi, sudah membuat saya berpikir panjang. Saya khawatir..eeh ternyata yang saya khawatirkan bukan ibuk, namun kekhawatiran saya sendiri yang harus mengurus rumah dengan kehiruk pikukan putri kecil kami nanti. Selama ini klo ibuk pergi pasti ada nenek atau keluarga yang lain menemani(ternyata selama ini ibuk yang mengkondisikan demikian, agar saya tidak repot 🙏🏻).

Pekerjaan sebelumnya yang memiliki mobilitas tinggi tentu menjadi kesenangan tiap hari bagi ibukmu kak,namun dia pilih meninggalkan itu dan memilih menunggumu di rumah. Ini alasan utama ayah harus tandatangani pengajuan cutinya..

Me time buat ibuk sangat penting, karena walaupun setiap minggu kita sudah jalan jalan berlibur bertiga, tertawa dan bahagia, itu bukan liburan buat ibuk. Karena dia yang menyiapkan segala keperluan jalan jalan kita, memastikan keperluan kami berdua tersedia, makan, pakaian, camilan dijalan dan perlengkapan pritilan kamu nak as a todler. Ketika ayah menikmati makanan enak kami ketika liburan kuliner di tempat baru ato tempat favorit, ayah rasa ibuk ga bisa menikmatinya karena dia memikirkan proses makan kamu kak (yang susah makan), membujukmu dengan berbagai cara agar kamu dipastikan sudah makan, baru ibuk pikir makan untuk dia sendiri. Ibuk harus makan cepat agar cepat selesai tanpa menikmati makanannya.. Demikian pula dengan proses tidur. Liburan kami bertiga bukan me time buat ibuk..

Kak,

Pekerjaannya saat ini dirumah dan di toko punya jam kerja yang panjang lebih panjang dari ayah. Tidak ada libur seperti ayah, krn di sabtu minggu ibuk juga harus kerja..walaupun ayah bisa bantu tapi tetap ibuk yang selalu berpikir lebih keras memastikan selesainya pekerjaan. Ibuk selalu merasa tanggungjawabnya lebih besar untuk menyelesaikan pekerjaan rumah.

Kak,

Ibuk biar jalan jalan dengan teman temannya yang dirindukannya.. Kita berdua, kita bereskan rumah agar tetap rapi seperti kondisi rumah ketika ibu tinggalkan, kita cuci piring, kembalikan mainan, siapin makanan buat ibuk pas pulang nanti..itu pikiran yang kami rencanakan..

Kak,

Ibu sudah siapkan keperluan kita sebelum dia berangkat, apalagi keperluanmu, jadwal makanmu, minum susu malammu dan baju buat kita berdua. Ibuk juga menyempatkan telpon kita hanya untuk memastikan kalo ayah sudah mengajakmu gosok gigi sebelum kamu tidur kak, untuk tetap mempertahankan kebiasaan sehat buat perkembanganmu (yang tidak pernah ayah pikir seserius ibuk).

Kak,

Ibuk tetap menjadikan kita prioritasnya bahkan disaat waktu me timenya bersama teman temannya…

Ini tulisan yang ayah buat setelah ayah seharian full harus mengurusmu dan rumah sendirian…tanpa ibuk.

We love you ibuk…

Daaann tetap rumah tidak bisa lagi serapi pas sebelum ditinggalkan ibuk….

Workaholic at home

Perubahan pasti ada

“Orang adalah apa yang dikatakannya”, quote ini ternyata benar. 

Ketakutan yang saya sering ceritakan adalah perubahan dari pekerja yang biasanya pagi harus ke kantor, briefing, rapat, bertemu dengan banyak orang, pengusaha, pejabat dan rekan sejawat menjadi pekerja yang akan sibuk @home.Ketakutan tentang kehilangan komunitas.

Sebelumnya saya adalah banker disalah satu bank BUMN. Enam tahun berkarir as relationship manager. Keputusan untuk resign harus saya ambil karena pilihan mendampingi putri kecil saya adalah yang terbaik di otak dan hati saya kala itu dan sampai dengan saat ini. Bekerja dirumah as an enterprenuer muslim product menjadi pilihan saya, daaan perubahan kebiasaan ini tidak mudah.

Untuk bisa mengatasi perubahan ini ada beberapa tips yang bisa jadi penyemangat buat siapa saja yang punya cerita hidup yang mungkin sama atau hampir sama.

1.Tetap berpikirlah bahwa “I am still work”

Seorang istri yang bekerja telah terbiasa dengan berbagai kesibukan sehingga ketika kesibukan hilang pasti akan terasa bosan. Biasanya akan terus mencari kesibukan lain. Dengan berpikir saya tetap bekerja akan memberi sign positif untuk terus bisa berkarya.

2. Tetap pertahankan berbagai kebiasaan baik saat masih kerja di kantor.

Kebiasaan ini diantaranya mandi pagi tetap dilakukan seolah tetap jam 8 pagi sudah harus rapi walaupun tidak harus keluar rumah hari ini. Kebiasaan lainnya seperti tetap gunakan note untuk mencatat berbagai agenda ato perkembangan anak. Masih banyak kebiasaan positif lainnya..

3.Tetap dandan

Ininih yang terus aku lakukan mandi tetap pagi seolah jam kantorku tetap jam 8, make up wajar dan pakai baju cantik (bukan daster) nanti sore aja pake dasternya. Hargai jam kantormu sendiri dengan berpenampilan cantik.

4.Jadikan mendampingi anak sebagai salah satu jobdesk juga, sehingga hari harimu tetap teratur.

Dengan menjadikan jobdesk membuat hal ini terprioritaskan sehingga pola pengasuhan anak teratur dan punya target.

5. Berpikir 

Banyak hal positif baru yang bisa diambil dari perubahan. Setiap perubahan akan menjadikan lebih baik jika kita berpikir itu baik.